Sumber Gambar: cnn
Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program stimulus kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan mengumumkan secara langsung kebijakan insentif tersebut dalam waktu dua hingga tiga minggu mendatang.
Pernyataan ini sekaligus menepis isu yang menyebutkan bahwa pemerintah akan menghapus insentif untuk kendaraan listrik. Langkah strategis ini diambil guna merespons ketidakpastian geopolitik global di Timur Tengah yang memicu tingginya harga minyak dunia dalam jangka panjang.
"Pemerintahan Pak Presiden Prabowo Subianto ingin mengurangi ketergantungan impor minyak secara signifikan. Karena itu, kami mendorong penggunaan kendaraan listrik dan akan melanjutkan hal tersebut," ujar Menkeu Purbaya saat menghadiri ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE BSD, Tangerang Selatan.
Pemerintah memberikan bocoran mengenai kuota kendaraan yang disiapkan untuk menerima dorongan stimulus ini:
Motor Listrik: Dialokasikan sebanyak 500.000 unit.
Mobil Listrik: Dialokasikan sebanyak 500.000 unit.
Mengenai mekanisme dan skema rinci pemberian insentif tersebut, Purbaya menyebutkan bahwa hal tersebut masih dalam tahap kalkulasi dan pembahasan lebih lanjut oleh tim pemerintah sebelum diresmikan oleh Presiden.
Portal berita terpercaya dengan update terbaru setiap hari.