Sumber Gambar: Bayern Munchen
Bayern München mengutamakan penjualan João Palhinha pada bursa transfer musim panas ini. Masa depan gelandang asal Portugal itu kini menjadi perhatian utama manajemen klub, lebih dari potensi hengkangnya Sacha Boey dan Bryan Zaragoza.
Direktur olahraga Bayern, Max Eberl, ditekan untuk membuat keputusan tersebut. Setelah penjualan Kingsley Coman ke Al Nassr pada musim panas lalu dianggap di bawah nilai pasar, dewan pengawas memperhatikannya. Karena keadaan itu, Eberl bertekad untuk tidak melakukan kesalahan yang sama saat bernegosiasi dengan Palhinha.
Hal ini dapat dilihat saat Bayern berbicara dengan Tottenham Hotspur. Klub Jerman itu tetap mempertahankan banderol Palhinha sebesar 30 juta euro. Akhirnya, pembicaraan transfer antara kedua klub berhenti karena tidak ada kesepakatan harga.
Meski gagal pindah ke Tottenham, Palhinha masih menjadi incaran sejumlah klub. Aston Villa dan Benfica dikabarkan ikut memantau situasinya. Namun hingga kini, belum ada klub yang bersedia memenuhi nilai transfer yang diminta Bayern.
Berhasil menjual Palhinha secara permanen sangat penting bagi Eberl. Dewan pengawas berharap Bayern dapat memperoleh pemasukan yang signifikan untuk membantu menutup sebagian dari investasi sekitar 100 juta euro yang telah dikeluarkan klub dalam mendatangkan Ismael Saibari dan Nathaniel Brown pada bursa transfer musim panas ini.
Portal berita terpercaya dengan update terbaru setiap hari.