Terselamatkannya Sepakbola Dari Kapitalisasi FIFA

Bagikan:
📅 01 Aug 2026 • 👁️ 19 views • 🏷️ Dunia • ✍️ WJ Budi Sumber Gambar: FIFA

Sepak bola mungkin untuk sesaat bisa bernapas dengan lega. FIFA secara resmi membatalkan rencana penjualan saham minoritas pada bisnis komersial Piala Dunia kepada investor swasta, sebuah kebijakan yang sejak awal menuai gelombang penolakan dari berbagai konfederasi dan asosiasi sepak bola di seluruh dunia. Banyak pihak memandang keputusan ini sebagai kemenangan karena mereka percaya bahwa Piala Dunia seharusnya tetap menjadi acara sepak bola yang dinikmati oleh semua orang, bukan bisnis yang dikontrol oleh kepentingan investor.

Presiden FIFA Gianni Infantino mengakui bahwa proyek tersebut menyebabkan konflik dalam pernyataannya. Ia menyatakan bahwa setelah mempertimbangkan berbagai pendapat yang masuk, proposal bisnis tersebut tidak akan dilanjutkan karena tidak sesuai dengan tujuan utama FIFA untuk menyatukan dan mengembangkan sepak bola.

Untuk mengumpulkan dana sebesar sekitar US$4,2 miliar, FIFA berencana untuk membentuk FIFA Forward Enterprise (FFE) yakni sebuah entitas yang diperkirakan bernilai hingga US$20 miliar. Tujuan dari rencana ini adalah untuk menjual sekitar 20% saham bisnis komersial Piala Dunia kepada investor swasta. Mereka yang menunjukkan ketertarikan terhadap proyek tersebut termasuk investor yang dekat dengan keluarga Kushner dan Presiden AS Donald Trump, menurut beberapa laporan.

Rencana tersebut sontak memicu reaksi keras segera setelah dibuat. Jika proposal tersebut tetap dilaksanakan, UEFA bahkan dikabarkan mempertimbangkan untuk boikot semua kegiatan sepakbola dari FIFA. Sementara itu di satu sisi CONCACAF, AFC, dan banyak federasi anggota FIFA menolak kebijakan tersebut karena terlalu berbahaya, tidak transparan, dan berpotensi mengurangi independensi sepak bola di masa depan. FIFA akhirnya menarik proposal hanya beberapa hari setelah diumumkan karena banyak tekanan.

Selain pembatalan itu, ada konflik internal di dalam tubuh FIFA sendiri. TalkSport melaporkan bahwa Carlos Cordeiro, penasihat senior FIFA, memutuskan untuk mengundurkan diri karena kontroversi tentang proyek FIFA Forward Enterprise. Ini menunjukkan bahwa bahkan orang-orang di dekatnya mulai tidak mendukung Gianni Infantino.

Saat ini beberapa laporan mengabarkan bahwa posisi Infantino semakin tertekan. Setelah kebijakan kontroversial yang berfokus pada keuntungan komersial daripada kepentingan olahraga, sejumlah federasi anggota mulai mempertanyakan pemimpinnya. Dia juga diminta untuk mempertimbangkan untuk meninggalkan jabatan presiden FIFA.


📰 Berita Terkait
Spanyol
Pedri Hanya Libur Sepekan Usai Juara Piala Dunia
Prancis
Zidane Buka Suara Setelah Resmi Menjadi Nahkoda Timnas Pranc...
Dunia
Pernyataan FIFA Soal Surat Edaran IFAB
Indonesia
Rasa Bahagia Arhan Saat Akhirnya Kembali Merumput
Indonesia
Resmi! FIFA Umumkan Format FIFA ASEAN Cup 2026