Sumber Gambar: Manchester City
Dilaporkan bahwa Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) sedang mempertimbangkan strategi yang signifikan untuk mengembalikan kejayaan Timnas Italia. Sekarang mereka mempertimbangkan Pep Guardiola, yang dianggap sebagai calon potensial untuk menjabat sebagai pelatih kepala Gli Azzurri setelah perubahan dalam struktur kepemimpinan federasi.
Sebelumnya FIGC menunjuk dua legenda AC Milan, Paolo Maldini dan Leonardo, bertanggung jawab atas sebagai Direktur Teknik sekaligus Presiden FIGC dan kontrak hingga Piala Dunia 2030. Sementara itu Leonardo nantinya bertindak sebagai penasihat. Masing-masing dari mereka akan diberi tanggung jawab yang signifikan untuk melakukan perbaikan menyeluruh dimulai dari sistem pembinaan pemain muda hingga arah perkembangan tim nasional senior.
Salah satu tugas pertama mereka adalah menentukan sosok pelatih baru. Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Antonio Conte maupun Roberto Mancini bukan lagi pilihan utama dalam proyek yang tengah disusun Maldini dan Leonardo. Sebaliknya, nama Guardiola kembali menguat dan kini dianggap sebagai opsi yang realistis, bukan sekadar impian.
Para pimpinan FIGC menilai bahwasanya Guardiola adalah orang yang tepat untuk memimpin proses reset total dan juru selamat Timnas Italia. Rekam jejaknya bersama Barcelona, Bayern Munchen, dan Manchester City memiliki kemampuan untuk membawa filosofi permainan modern sekaligus membangun dasar yang kuat untuk tim Italia menjadi poin utama yang membuat dirinya akan menjadi sosok yang pas menjadi nahkoda Gli Azzuri.
Tetapi mendapatkan Guardiola dipastikan akan menjadi sulit. Salah satu hambatan terbesar bagi FIGC masih gaji yang tinggi. Namun, Guardiola telah beberapa kali menyatakan bahwa dia ingin merasakan pengalaman melatih tim nasional di masa depan. Ini membuatnya optimis. Peluang Italia untuk mendapatkan salah satu pelatih terbaik dunia tersebut dianggap masih terbuka jika percakapan dengan Maldini dan Leonardo berjalan dengan baik.
Portal berita terpercaya dengan update terbaru setiap hari.